2 Pemain Persib dengan Statistik Terbaik di TSC 2016

Dua pemain Persib punya catatan apik dalam hal statistik sepanjang gelaran Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 yang sudah berakhir akhir pekan lalu. Persib memang gagal juara tapi dua pemainnya yaitu Hariono dan Kim Jeffrey Kurniawan torehkan statistik bagus.

Seperti dilansir situs resmi TSC, Hariono unggul dalam hal operan. Dari 31 kali tampil bersama Persib, dia sudah memberikan 1.306 operan. Jumlah operan Hariono masih kalah dari gelandang Bali United, Fadil Sausu yang mencatatkan total 1.628 operan dalam 31 penampilan. Dia menjadi yang terbaik dalam hal operan di TSC 2016.

Selain Hariono, pemain Persib lainnya yang juga punya operan terbanyak yaitu Tony Sucipto. Dia mencatatkan total operan 1.125 operan yang terkadang berbuah assist untuk gol-gol Persib Bandung. Dia berada di posisi empat dan kalah dari Ricky Fajrin dari Bali United (ketiga) dengan 1.231 operan.

Pada kategori pembuat tekel terbanyak, Kim Jeffrey Kurniawan menjadi satu-satunya pemain yang mewakili Persib. Gelandang Naturalisasi ini berada di posisi keempat dengan 73 tekel dalam 27 penampilan. Pemain dengan tekel terbanyak direbut Ricky Fajrin (Bali United /124 tekel) diikuti oleh Zalnando (Sriwijaya FC/75), dan Rasyid Assahid Bakri (PSM Makassar/74).

Dua Kategori

Hanya ada dua kategori itu saja Persib unggul secara statistik. Sedangkan untuk daftar top skorer dan penyelamatan terbanyak, Persib gagal kirim wakil.

Daftar top skorer dihuni pemain asing yaitu milik Alberto Goncalves (25 gol). Disusul Marcel Sacramento (21), Lucas Junior (17), Marlon Da Silva (16).

Striker Persib, Sergio van Dijk telat panas tapi masih mampu cetak 12 gol dari 23 kali penampilannya dengan Persib.

Untuk penyelamatan, kiper Bhayangkara FC, Wahyu Tri Nugroho keluar sebagai yang terbaik dengan 105 penyelamatan. Lalu ada kiper Persija Jakarta Adritany Ardhiyasa (101), penjaga gawang Sriwijaya FC Teja Paku Alam (76), dan kiper veteran sekaligus kapten tim Persela Lamongan Choirul Huda (72).
Tanggal 25 Desember oleh  |  

Tradisi yang Hilang dari MU

David Moyes mengkritik pedas mantan klubnya Manchester United (MU). Manajer Sunderland itu menilai Setan Merah sudah meninggalkan tradisinya sebagai klub besar.

Moyes memang tidak asing dengan suasana di MU. Pasalnya ia pernah menangani klub tersebut ketika Alex Ferguson pensiun.

Sayangnya, nasib Moyes tidak bagus bersama MU. Ia hanya bertahan 10 bulan karena manajemen tidak puas dengan kinerjanya.

Padahal Moyes sendiri punya kontrak berdurasi enam tahun di MU. MU akhirnya menggantinya dengan Louis van Gaal dan sekarang Jose Mourinho.

"MU sebenarnya klub dengan tradisi besar, yakni selalu menunjuk manajer dari Inggris Raya. Namun sekarang tradisi itu hilang," ujar Moyes seperti dilansir Soccerway.

"Mereka juga tidak pernah mau untuk bersaing menghabiskan uang dengan klub lain. MU hanya mau mengeluarkan uang sesuai kebutuhan, tetapi itu sudah tidak berlaku lagi," kata Moyes menambahkan.
Tanggal 24 Desember oleh  |  

Formasi Terbaik MU

Manchester United (MU) sempat menemui kesulitan di bawah asuhan Jose Mourinho. Setan Merah --sebutan MU-- sempat menelan empat hasil imbang dari lima pertandingan Liga Inggris pada November 2016.

Ketika itu, Mourinho terlihat kesulitan mencari gelandang bertahan yang pas untuk ditandemkan dengan Paul Pogba. Marouane Fellaini, Ander Herrera, Morgan Schneiderlin, hingga Michael Carrick saling silih berganti menjadi tandem pemain termahal di dunia itu.

Akan tetapi, Setan Merah mulai bangkit dengan mencatatkan empat kemenangan beruntun di semua kompetisi pada bulan ini. Menurut legenda MU, Rio Ferdinand, Mourinho mulai bisa menemukan formasi terbaik tim yang bermarkas di Old Trafford tersebut.

"Saya berpikir Mourinho tidak tahu tim terbaiknya untuk sementara waktu. Tetapi, dalam beberapa pertandingan terakhir, Anda melihat dia secara konsisten memainkan tiga gelandang MU, yakni Herrera, Carrick, dan Pogba," ucap Ferdinand, dikutip dari One Football.
Tanggal 23 Desember oleh  |  

Laporan Pertandingan : Barcelona 7-0 Hercules

Tiket ke babak 16 besar Copa del Rey telah dipastikan setelah Barcelona menang telak 7-0 atas Hercules, Kamis (22/12) dini hari WIB, di Camp Nou. Arda Turan menjadi bintang berkat hat-trick dan dua assist.

Menghadapi Hercules, Barcelona memberikan kesempatan pada Denis Suarez, Rafinha, dan Paco Alcacer untuk bermain. Adapun mereka kesulitan menjebol gawang Hercules yang tampil defensif.

Gol baru tercipta di menit ke-37 dan Lucas Digne yang mencetaknya. Bek sayap asal Prancis itu memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk mencetak gol perdananya bersama Barcelona.

Di delapan menit berselang, Blaugrana berhasil menggandakan keunggulan. Diawali pelanggaran Fernando terhadap Arda Turan, wasit menunjuk titik putih. Ivan Rakitic yang dipercaya jadi algojo pun sukses menaklukkan gawang Hercules.

Keran gol Blaugrana terus mengalir setelah momen tersebut. Bek-bek Hercules tampak terpukul dan kembali kebobolan. Gol ketiga dicetak oleh Rafinha yang menyambar umpan cutback Turan di kotak penalti.

Arda Turan menambah nestapa Hercules lima menit kemudian. Bintang Turki itu berhasil menemukan ruang di kotak penalti dan menanduk umpan silang Rafinha. Pertahanan Hercules tak berkutik menghalaunya.

Paco Alcacer menyambung pesta gol Barcelona dengan memanfaatkan kemelut di depan gawang. Adapun Turan yang mendapat sorotan utama berkat sepasang gol di menit ke-86 dan ke-89. Tanpa trio MSN, winger Turki itu mengambil baton orkestra Barcelona.

Blaugrana unggul dengan agregat 8-1 atas Hercules dan lolos ke babak selanjutnya.
Tanggal 22 Desember oleh  |  

"Om Telolet Om" Bikin Michael Ballack Kebingungan

Demam klakson bus bernada telolet yang tengah viral di Indonesia sampai juga ke telinga masyarakat luar, tak terkecuali Michael Ballack.

Seperti diketahui, kehebohan klakson bus ini sejatinya sudah terjadi beberapa pekan lalu, namun gaungnya mulai menggema ketika para netizen asal Indonesia 'menyerang' akun media sosial beberapa sosok ternama di awal pekan ini.

Adapun demi mendapatkan bunyi klakson tersebut, beberapa anak kecil biasanya rela menunggu di pinggir jalan raya sambil berteriak "om telolet om" kepada sopir, dan siapa sangka hal tersebut malah menjadi viral.

Karena saking banyaknya orang yang membicarakan itu, mantan pemain Bayer Leverkusen, Bayern Munich sampai Chelsea, Ballack, merasa kebingungan. Ia pun bertanya kepada pengikutnya soal #omteloletom, yang mana adalah guyonan receh asal Indonesia.

"Saya terus menerima komentar #omteloletom, adakah yang bisa menjelaskan tren #telolet? Inilah ulasan sederhana yang bisa saya temukan di sebuah website #indonesia," tulis Ballack lewat Twitter-nya.

Adakah di antara Anda yang bersedia menjawabnya? Atau apakah Anda juga tengah terjangkiti demam #telolet ini?
Tanggal 21 Desember oleh  |  

Nama Arema FC Ditentukan Lewat Aremania

Manajemen Arema Cronus secara resmi menanggalkan nama "Cronus" untuk kompetisi tahun depan. Nama Arema FC, kini menjadi nama baru mereka, yang akan diusung sebagai nick name dalam kompetisi resmi tahun depan. 

Nama tersebut merupakan pilihan dari Aremania yang aktif memberikan suaranya dalam polling yang dilangsungkan selama dua 15 hari melalui aplikasi android, Arema Acces. Nama Arema FC mendominasi hasil pilihan mayoritas Aremania.

Sebanyak 59 persen dari lebih 50 ribu suara yang masuk via Arema Acces, memilih nama Arema Football Club. Lebih banyak ketimbang Arema Malang, yang dipilih 41 persen. Penggunaan nama Arema Cronus sendiri dimulai sejak 2013.

Nama Arema FC, disebutkan pertama kali oleh MC pertandingan, Ovan Tobing sesaat sebelum laga melawan Persib Bandung, Minggu (18/12) lalu. Ovan mengumumkan hasil polling yang telah ditutup sejak 14 Desember lalu. “Aremania, Aremanita. Mari kita sambut nama dari Arema untuk musim depan, Arema FC!” ujar Ovan, yg juga salah satu pendiri Arema.

Media Officer Arema, Sudarmaji mengatakan, dengan pilihan tersebut, manajemen pun mulai mengajak semua membiasakan diri menyebut Arema FC untuk klub kelahiran 1987 tersebut. Melalui website resmi sampai akun media sosial pun juga disampaikan sehingga nama baru ini kian diketahui oleh Aremania.

"Selain itu, kami juga segera melaporkan ini ke PSSI dan menunggu siapa operator kompetisi di tahun depan. Untuk menyampaikan perubahan nama,” kata Sudarmaji.
Tanggal 20 Desember oleh  |  

Enrique : Messi Pemain Unik

Luis Enrique tidak bosan memuji Lionel Messi. Pelatih Barcelona itu kembali menyanjungnya setelah membawa timnya menang atas Espanyol,  Minggu (18/12/2016).

Dalam laga tersebut Messi mencetak gol terakhir dalam laga yang berakhir dengan skor 4-1. Sementara tiga gol Barcelona lainnya diciptakan Luis Suarez (dua gol) dan Jordi Alba.

Kemenangan membuat Barcelona terus menempel Real Madrid di puncak klasemen. Blaugrana mengoleksi 34 poin dari 16 laga atau berselisih tiga poin dengan Los Galacticos.

"Tak banyak yang bisa melakukan hal seperti Messi saat ini. Dia pemain yang unik," kata Enrique seperti dilansir Soccerway.

"Di sini, Camp Nou Messi selalu melakukan hal luar biasa setiap 15 hari," ucapnya menambahkan.

Menariknya, Enrique langsung memberikan kado Natal lebih awal bagi striker asal Argentina itu. Ia mengizinkan Messi bersama Luis Suarez. Neymar, dan Gerard Pique untuk berlibur lebuh awal.

"Ya, keempat pemain itu tidak akan bermain melawan Hercules tengah pekan ini. Sangat penting bagi mereka untuk berlibur," kata Enrique.
Tanggal 19 Desember oleh  |